Powered by Blogger.
facebook twitter instagram

Catatan yang Tertuang

Buku Super Leader Super Manager


Judul                    : Super Leader Super Manager
Penulis                 : Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec
Diterbitkan           : ProLM Ventre & TazkiaPublishing
Terbit                    : Agustus 2007
ISBN                    : 978-979-16712
Bahasa                  : Indonesia


Jujur, baca buku ini membuat saya jadi semakin mengenal tentang agama Islam. Walaupun saya mengaji dan belajar tentang agama di sekolah, tapi tetap saja ada banyak pertanyaan yang selalu muncul di kepala saya. Seperti :

1.       Apa yang membuat Islam menjadi agama yang sempurna? Kalau Islam memang agama yang sempurna, seharusnya ada banyak pemeluknya yang memang memiliki perilaku yang baik, memiliki kualitas hidup yang baik. Karena nyatanya ada banyak gambaran buruk yang tercitra dari pemeluk agama Islam.

2.       Apa yang membuat Nabi Muhammad sebagai orang paling berpengaruh di dunia? Apa hanya dilihat dari jumlah pemeluknya yang banyak? Atau dari hal lain?
Sebetulnya masih ada banyak pertanyaan lain tentang Islam. Cuma yang paling sering muncul itu pertanyaan di atas.

Mengenal penulis buku Super Leader Super Manager

Buku ini menjawab banyak pertanyaan saya mengenai Islam, padahal penulisnya merupakan seorang mualaf. Berbeda dengan saya yang sedari lahir memang memeluk agama Islam karena orang tua saya yang memeluk agama tersebut.

Namanya adalah Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec yang bernama asli Nio Cwan Chung. Ia merupakan warga Indonesia keturunan pasangan Tionghoa. Ayahnya bernama Nio Sem Nyau, seorang Biksu Buddha Tridarma. Ibunya bernama Hajjah Suniah Badrahalim atau Liem Soen Nio.

Hidup sebagai mualaf, membuat penulis mendapatkan perlakuan dingin dari keluarganya. Terutama dari ayahnya. Namun hal tersebut tidak membuat Antonio menjadi marah, bahkan ia memperlakukan keluarganya dengan santun. Sampai akhirnya sang ibunda pun turut menjadi mualaf mengikuti jejak beliau.

Ia lulus dari :
1.    Fakultas Syariah University of Jordan
2.    Program Islamic Studies Al Azhar Cairo
3.    Master of Economics International Islamic University Malaysia
4.  Ph.D dari University of Melbourne Australia


Super Leader Super Manager oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec

Sebelum saya me-review isi dari buku ini, baiknya saya memberikan sedikit ringkasannya dulu ya. Buku ini menuliskan tentang bagaimana Rasulullah SAW sangat cakap dalam berbagai aspek. Dimana sejauh ini, yang saya kenal dari beliau adalah sosok Nabi yang memiliki mukjizat paling luar biasa dan bagaimana beliau bisa begitu ahli dalam menyebarkan ajaran agama Islam.

Buku ini membahas tentang 8 bidang utama kepemimpinan yang bisa kita teladani dari Nabi Muhammad, yaitu :
1.       Self development
2.       Bisnis dan kewirausahaan
3.       Keluarga
4.       Dakwah
5.       Sosial dan politik
6.       Sistem hukum
7.       Pendidikan
8.       Strategi Militer

Dari ke-8 bidang ini, disusunlah 12 bab, yakni :
1.       Belajar kepemimpinan dan manjemen dari teladan terbaik
2.       Jejak-jejak Muhammad SAW dalam teori leadership & management modern
3.       Khazanah Biografi Muhammad SAW
4.       Self development  personal leadership
5.       Muhammad sebagai entrepreneur dan pemimpin bisnis
6.       Muhammad SAW sebagai pemimpin keluarga yang harmonis
7.       Kepemimpinan dakwah Muhammad SAW
8.       Muhammad sebagai pemimpin sosial politik
9.       Muhammad SAW sebagai pemimpin sistem pendidikan holistic
10.   Muhammad SAW sebagai pemimpin hokum
11.   Kepemimpinan militer Muhammad SAW
12.   Epilog : Jika saat ini Rasulullah SAW duduk di samping kita


Review Buku Super Leader Super Manager : Sosok pemimpin dan contoh yang baik di tengah krisis keteladanan

Berdasarkan bidang yang dikaji dalam buku ini, tidak heran kalau Nabi Muhammad dapat membangun suatu peradaban baru. Yang membuat bangsa Arab saat itu masih dalam kondisi Jahiliyah, hingga menjadi pusat peradaban melalui ajaran agama Islam.

Dalam dirinya pun tercermin sosok seorang pemimpin dan juga suri tauladan yang baik di tengah krisis keteladanan saat itu (bahkan hingga saat ini). Ia mendapat gelar Al-Amin dari penduduk Mekkah karena beliau merupakan lelaki yang amanah, jujur, dan dapat dipercaya.

Ada banyak teori kepimpinan yang dapat ditemukan dari sosok Nabi Muhammad SAW. Semua itu dijabarkan dalam buku ini. Bahkan sampai saat ini, semua teori kepemimpinan yang dikembangkan oleh para guru leadership dapat ditemukan pada sosok Rasulullah.

“Nabi Muhammad SAW merupakan merupakan orang yang paling lengkap kecerdasannya. Apa pun teori kecerdasan yang dikemukakan oleh para ahli kecerdasan modern, akan ditemukan pada diri Rasulullah SAW baik itu berupa IQ, kecerdasan emosi (EQ), kecerdasan spiritual (SQ), kecerdasan sosial (Social Quotient), Financial Quotient (FQ), dan sebagainya.” Hal. 44-45
Tidak heran kalau beliau mampu mengatasi segala macam persoalan yang ada saat itu. Mulai dari masalah ekonomi, keluarga, sosial politik, militer, dll nya. Tidak heran juga kenapa Islam menjadi agama yang besar. Kalau dipelajari secara mendalam, sebetulnya Islam memang memiliki sistem nilai yang lengkap banget.

Menurut penulis, ibadah dalam Islam diartikan secara universal. Dimana, semua yang dilakukan baik dari segi ritual, rumah tangga, ekonomi, sosial, maupun budaya, selama tidak menyimpang dari ajaran agama, nilainya adalah ibadah. Jadi wajar ya kalau Nabi Muhammad sering dianggap sebagai Al quran berjalan. Karena dalam Al quran pun juga dibahas mengenai aspek-aspek tersebut, dan rasul pun menjalankannya dengan sangat baik.


Sunnah Rasul yang disalahartikan oleh banyak kalangan

Saya sering kali mendengar orang-orang yang menggunakan alasan mengikuti sunnah rasul untuk berpoligami. Padahal kalau dilihat dari sejarahnya, Nabi Muhammad hidup berumah tangga dengan Khadijah, dan beliau tidak menikah lagi selama Khadijah masih hidup.

Dalam buku ini pun dijelaskan mengenai pernikahan-pernikahan beliau. Setelah Khadijah wafat barulah Nabi Muhammad menikah lagi dan dari semua istri-istri beliau, kebanyakan dari mereka adalah janda ataupun budak. Satu-satunya yang masih gadis hanyalah Aisyah binti Abu Bakar. Selain itu, alasan Rasulullah menikahi mereka adalah karena petunjuk serta perintah dari Allah, untuk menjaga keimanan wanita tersebut, atau memerdekakan wanita tersebut dari perbudakan.

Selalu ada tujuan yang mulia dibalik pernikahan beliau. Tidak seperti jaman sekarang yang lebih banyak didominasi hawa nafsu belaka.

Kehidupan rumah tangga beliau pun tergolong sangat baik dan patut pula dijadikan contoh. Diceritakan bagaimana Rasulullah menjaga perasaan yang berkenaan dengan hak-hak seluruh istrinya, ataupun beliau yang mengatasi istrinya yang difitnah melakukan zina dengan lelaki lain.

Tidak hanya menjadi sosok suami yang teladan, beliau pun juga menjadi ayah yang teladan bagi anak-anaknya, mertua yang pengertian, kakek yang penyayang.


Sudah sepantasnya kita menjadikan Nabi Muhammad sebagai figur idola atau contoh yang patut kita teladani

Dari banyaknya hal-hal yang telah beliau lakukan semasa hidupnya, dan bahkan apa yang telah beliau lakukan masih dapat kita rasakan dan pelajari. Sudah sepatutnya kita menjadikan beliau sebagai panutan dalam hidup kita.

Sayangnya hal banyak ditutupi oleh banyak hal seperti (hal. 10-18) :

-          Banyaknya para ilmuwan atau ahli filsafat yang mengatakan hal-hal negatif tentang Rasulullah dan sayangnya semua itu didasarkan pada pandangan subjektif. Hal tersebut terjadi karena riset-riset mereka dibiayai oleh pemerintah Eropa yang memiliki kepentingan di tanah jajahannya, seperti India, Pakistan, Mesir, Banglasdesh, dan Indonesia. Setelah rampung, penelitiannya dijadikan sebagai bahan politik dan sosial. Contohnya : Snouck Hurgronje yang datang ke Indonesia.

-          Rabun dekat yang datang dari kalangan muslim sendiri yang tidak mampu dalam melihat perjalanan hidup Rasulullah secara lengkap baik dari segi sosial, politik, militer, pendidikan, dan hokum. Saat ini cara pandang kita hanya sebatas menjadikan Nabi Muhammad sebagai pemimpin keagamaan saja. Dimana daerah teritorialnya hanya di masjid dan mushalla.

-          Prasangka buruk setiap kali sosok beliau dibawa keluar dari masjid, seolah hal-hal seperti kehidupan bisnis, kebijakan fiskal dan moneter tidak ada sangkut pautnya dengan sunnah Rasulullah. Padahal beliau menghabiskan 25 tahun di pasar sebagai manager, investor, dan wirausahawan. Tidak hanya itu, sosok beliau pun sangat berat untuk dijadikan contoh dalam berbagai aspek lainnya.

 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sebagai umat Islam, sudah sepantasnya kita mengenali sosok nabi kita. Bagaimana kita mau cinta dengan rasul kalau rekam jejak hidupnya kita tak tahu. Bagaimana mau cinta kalau kita enggan menjalankan apa-apa saja yang sudah beliau lakukan dan tinggalkan untuk kita. Bagiaman mau cinta kalau kita tidak pernah mau untuk membuka diri dan belajar banyak hal dari sosok beliau.

Yuk kita cintai beliau dengan mengenali sosoknya secara lebih mendalam. Tak kenal maka tak sayang kan. Hehee..

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Erma was here
Lebaran. Hal yang paling khas dari lebaran itu ya ketupat sayur, opor, rendang, nastar, takbiran, baju baru (alhamdulillah), uang lebaran, THR, mudik, silaturrahim ke rumah saudara, maaf-maafan, hhmm.. Apalagi yah? Pokoknya semua itu keseringan gak pernah absen dari lebaran tahun ke tahun.

Ada sedikit yang beda di lebaran kali ini, alhamdulillah saya sudah mempunyai keluarga baru. Alhamdulillah yaah. Jadi secara gak langsung, rumah keluarga yang dikunjungi jadi bertambah. Uang jajan untuk ponakan dan bocah-bocah pun juga nambah. Semoga rezeki saya dan suami semakin bertambah dan berkah ya Allah. Aamiin.

Karena masih penyesuaian untuk pengeluaran yang lebih membludak dari biasanya, jadi kami memutuskan untuk tidak mudik. Kalau saya sih memang masih punya kampung. Nenek saya masih tinggal di daerah Wonogiri. Masih ada juga sanak saudara di Cirebon dan Trenggalek. Kalau dari pihak suami, Alhamdulillah nya dia orang Betawi. Jadi kampungnya ya di sini aja.

Tapi saya pengen banget santai-santai. Pengen lepas dari rutinitas yang lumayan bikin penat. Karena walaupun libur, saya tetap kerja seperti biasa. Punya usaha keluarga dan memilih buka saat yang bantu-bantu sedang mudik semua, udah pasti tenaga dan pikiran yang dikeluarin jadi lebih ekstra.

Pengen liburan, tapi tempat wisata di Jakarta uda sering dikunjungin. Bosen. Alhasil, saya milih staycation sebagai salah satu pelipur lara (yang belum bisa jalan-jalan ke luar kota dulu), bosan, dan berbagai emosi negatif lainnya. Eh wait. Apa tuh staycation?

Staycation ituuu…

Jadi staycation merupakan singkatan dari stay (tetap) vacation (liburan). Hemat kata, liburan tapi yang gak kemana-mana. Ada beberapa versi yang saya dapat. Ada yang bilang kalau staycation itu yang penting nginep di hotel dan ngelakuin aktivitas yang ada di dalam hotel tersebut alias gak kemana-mana. Kalaupun keluar, ya gak jauh-jauh dari penginapan.

Penampakan kamar di penginapan
Ada juga yang bilang kalau rekreasi di taman, nikmatin festival atau event, mengunjungi museum, atau sepedaan keliling kota juga termasuk staycation. Cuma kebanyakan orang berpendapat kalau staycation itu ya menurut pengertian yang pertama tadi. Saya juga milih opsi yang pertama untuk pengertian staycation.

Kenapa milih staycation?

Kalau dipikir-pikir kayaknya kok nanggung banget ya jenis liburan ini. Dulu mikir gini, “yakin bisa happy kalau isi liburannya kaya gitu?” Abis gimana ya, berasa kaya kentang (kena tanggung) banget. Harus bayar hotel tapi aktivitasnya terbatas banget. Mesti milih lokasi hotel yang deket dengan lokasi tempat wisata atau objek wisata supaya gak rugi-rugi amat. Karena selama ini milih hotel ya cuma untuk numpang tidur aja setelah seharian ngebolang kesana-kemari.

Tapi semua pemikiran saya itu salah. Ternyata saya juga masih bisa ngerasain happy kok dengan staycation. Sebelum itu, menurut saya ada beberapa alasan kenapa tipe liburan ini mesti kita pertimbangkan sesekali.

 1.       Waktu yang sangat terbatas

Gak jarang waktu yang minim ini bisa bikin gagal rencana liburan. Waktu libur yang singkat bisa manjadikan staycation jadi pilihan tepat untuk kamu. Tapi sebenernya ada jenis liburan lain. Namanya flashtrip atau bisa dibilang liburan singkat. Bisa diakalin dengan mengambil pemberangkatan paling pagi ke kota tujuan dan mengambil kepulangan paling malam. Nah, kalau kendalanya cuma di waktu yang singkat aja. Bisa dipilih mau yang mana.

 2.       Gak mau capek

Bagi kamu yang gak mau capek-capek berangkat pagi dan pulang malem, alias mau ngirit energi. Staycation salah satu opsi yang layak untuk dicoba. Secara aktivitas yang dilakuin juga gak banyak. Bahkan bisa cuma berdiam diri di kamar hotel aja.

 3.       Budget yang minimal

Ini adalah alasan yang paling banyak dalam menggugurkan rencaran jalan-jalan. Masalah budget. Kalau pergi jauh-jauh kan ongkos transportasi akan lebih besar. Belum lagi ngemil-ngemil cantik selama perjalanan plus kulineran di kota yang kita tuju. Beli tiket masuk tempat wisata. Apalagi orang rumah atau teman pasti nagih oleh-oleh pas kepulangan.

Nah staycation adalah pilihan yang paling cocok banget untuk kondisi ini. Kita gak perlu musingin oleh-oleh. Soal kendaraan, masih bisa lah diirit-irit dengan naik motor aja. Kita cuma perlu mikirin soal penginapan dan makan selama di sana. Dan yang lebih enaknya lagi, sekarang kan udah banyak banget penginapan dengan fasilitas bintang lima tapi harga kaki lima. Kalau soal makanan, ada beberapa penginapan yang menyediakan fasilitas dapur. Kalau memang mau ngirit banget, bisa lah masak indomie.

 4.       Butuh banget Me Time

Kalau saya, salah satu alasan saya pengen staycation. Ya karena butuh me time. Saya introvert. Kalau lagi mumet ampun-ampunan, pengennya menjauh dulu dari rutinitas yang ada. Pengen suasana yang sepi dan mendukung buat recharge diri. Manjain diri dengan santai-santai sambil nulis atau baca buku. Ada juga yang sambil spa, manfaatin fasilitas hotel.

 5.       Nikmatin fasilitas hotel yang kece

Bagi saya yang berasal dari keluarga biasa, kadang staycation cuma buat nyicipin sedikit kemewahan yang ada. Misal, kasur empuk. Hahahaa. Suasana hotel kan nyaman banget. Ada AC, kamar mandi kadang ada bathup. Yah sesekali nyicip beginian gak apa-apa kan.

 6.       Mempercantik feed instagram

Sekarang kita memasuki jaman yang kayaknya kalau feeds instagram kita gak cantik, rada gimana gitu ya. Gak jarang juga yang manfaatin dekorasi atau interior hotel untuk kebutuhan medsos. Gak salah juga sih, selama gak ngerugiin orang lain. Gak sering-sering juga kan bisa kaya gini. Hehee.


Itu tadi beberapa alasan kenapa sih kita harus mempertimbangkan staycation untuk liburan. Baru sedikit ya. Mungkin kalau digali lebih dalam, akan ketemu lagi alasan-alasan yang lain.


Selama staycation bisa ngapaian aja?


Eits, jangan salah. Masih banyak hal yang bisa kita lakuin selama staycation. Misal kaya ini :
-          Ke tempat wisata yang ada di deket hotel
-          Baca buku
-          Berenang di kolam renang hotel
-          Sepedaan di taman hotel
-          Manfaatin spa hotel
-          Nyicip kulineran yang hits di dekat hotel
-          Berendam di bathup juga bisa
-          Rebahan guling-gulingan di kasur yang empuk pun juga bisa. Adem pula
-          Bagi suami istri yang pengen makin lengket, monggo silahkan. Selama sudah sah, no problemo. Sshtt, asal kamar sebelah jangan sampe keganggu yaa
-          Photo-photo cantik di hotel. Bisaaa
-          Sekedar main poker di kamar bareng temen

Pokoknya apapun itu selama gak aneh-aneh, ya silahkan aja. Kalau ditanya happy atau gak. Alhamdulillah saya happy-happy aja tuh. Sama-sama bikin nagih kaya jenis liburan lainnya.

Pengalaman staycation saat libur lebaran

Salah satu kegiatan saat staycation
Biasanya, saya kalau staycation itu sendirian. Karena emang lagi bener-bener gak mau di ganggu sama orang lain. Pengen menyendiri. Setelah menikah, gak bisa lagi pergi sendirian, kaya sebelumnya. Walaupun lagi pengeeen banget sendirian.

Lumayan asik juga milih waktu pas dekat-dekat lebaran. jadi kondisi penginapan lagi agak sepi. Banyak fasilitas yang nganggur juga. Macem kolam renang pun gak ada yang nyentuh. Saya pun juga enggak. Bukan lantaran gak bisa renang ya. Hehee.

Selama staycation, palingan saya keluar kalau cari makanan aja. As always. Biasanya emang begitu. Karena udah mager di kamar. Dan selama di kamar saya baca buku, ngetik untuk bikin tulisan, dan tidur-tiduran aja. Sayangnya kemarin hanya bisa menginap 2 hari 1 malam aja. Rasanya sih masih kurang. Tapi mau gimana lagi, gak bisa libur lama-lama dari ngurus toko.

Tapi gak apa sih, seenggaknya masih ada waktu untuk rehat sejenak. Sambil sering-sering berdoa supaya ada masanya nanti bisa liburan seperti yang saya mau. Disyukuri dulu aja, dan berusaha untuk gak membandingkan dengan liburan teman-teman yang lain. Karena kalau banding-bandingin yang ada malah stress sendiri dan jadi penyakit hati. Ciieeee bijak.

Oke kayaknya sekian dulu. Di tulisan selanjutnya, saya akan coba untuk bahas cara pesen hotel atau penginapan dengan harga yang lumayan cucok ya. Sampe ketemu di postingan berikutnya. See ya.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Pengalaman solo traveling ke Jogja

Tiap orang punya passion yang beda-beda dalam hidup. Ada yang suka otomotif, fashion, dance, hiking, pokoknya macem-macem lah ya. Kalau saya, menjatuhkan hati saya pada traveling.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts
Sedang belajar menulis

Volunteer of

Labels

  • Makanan
  • Ramadhan
  • Traveling

recent posts

Blog Archive

  • June 2019 (3)
  • May 2019 (2)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates